BAB 1 LELAKI YANG TERLALU LAMA BELAJAR Pagi itu, Deni duduk sendirian di sudut ruang kerjanya. Sebuah meja kayu berwarna cokelat tua berdiri di hadapannya, dipenuhi tumpukan buku, beberapa lembar dokumen sekolah, dan sebuah laptop yang layarnya telah lama menampilkan halaman kosong. Di sebelah kanan meja, rak buku memenuhi hampir seluruh dinding. Sebagian besar buku itu telah dibacanya, sebagian lainnya hanya sesekali dibuka ketika ia membutuhkan referensi untuk pekerjaan atau ketika pikirannya sedang ingin berkelana. Di antara buku-buku itu terselip beberapa map berisi dokumen pendidikan, sertifikat pelatihan, dan ijazah yang selama bertahun-tahun ia kumpulkan dengan susah payah. Ada satu map yang selalu ia simpan dengan lebih hati-hati daripada yang lain. Di dalamnya terdapat ijazah magister yang dahulu berhasil ia raih melalui beasiswa pemerintah. Dulu, ijazah itu menjadi salah satu kebanggaan terbesarnya. Sekarang, sesekali ia memandangnya dengan perasaan yang sulit dijelaska...
Posts
Showing posts from November, 2026
- Get link
- X
- Other Apps
PROLOG Usia yang Tidak Lagi Muda untuk Berharap Tidak pernah terlintas dalam pikiran Deni bahwa suatu hari nanti ia akan kembali belajar tentang cinta pada usia ketika sebagian orang mulai sibuk mempersiapkan masa pensiun. Hampir lima puluh tahun ia menjalani kehidupan. Lebih dari dua puluh tahun di antaranya dihabiskan di ruang-ruang kelas, mengajar anak-anak tentang bahasa, kalimat, dan bagaimana menyampaikan pikiran dengan benar. Ia telah membaca banyak buku, menyelesaikan pendidikan hingga jenjang magister, dan memperoleh sejumlah kepercayaan yang dahulu tidak pernah benar-benar ia bayangkan. Tetapi ada satu hal yang tidak pernah berhasil ia pelajari dengan baik: bagaimana membuat kehidupan berjalan seimbang antara apa yang diyakini, apa yang diperjuangkan, dan apa yang sesungguhnya dibutuhkan. Pernikahannya telah berakhir. Dua puluh tahun bukan waktu yang sebentar untuk membangun rumah, membesarkan anak-anak, menyimpan harapan, sekaligus mengumpulkan kekecewaan. Dan ketika s...
Novel roman psikologis · Drama kehidupan · Perjalanan menemukan makna cinta dan harga diri
- Get link
- X
- Other Apps
Sebelum Senja Benar-Benar Usai Di usia yang hampir menyentuh lima puluh tahun, Deni dan Lisa bertemu melalui percakapan di media sosial. Deni adalah seorang guru berpendidikan tinggi yang hidup sederhana, baru melewati perceraian setelah dua puluh tahun menikah, dan sedang berjuang menghadapi kenyataan bahwa idealismenya belum mampu memberikan kehidupan ekonomi yang mapan. Lisa adalah bidan desa yang mandiri, mapan, dan telah lama menjadi ibu tunggal setelah kematian suaminya. Percakapan sederhana perlahan berubah menjadi kedekatan emosional. Mereka mulai berbagi cerita, menikmati perjalanan singkat, dan menemukan kenyamanan yang selama ini hilang. Namun, ketika hubungan itu mulai mengarah pada masa depan, mereka dihadapkan pada pertanyaan yang jauh lebih berat daripada sekadar saling mencintai: apakah mereka benar-benar siap membangun kehidupan bersama, dengan segala luka, tanggung jawab, perbedaan, dan kenyataan yang mereka bawa? BAGIAN I · BAB 1–8 Dua Kesepian yang...